Selasa, 06 November 2012

Balanced Scorecard


Balanced Scorecard merupakan suatu kumpulan ukuran kinerja yang teraintegrasi yang digunakan untuk mengukur keberhasilan strategi perusahaan. Ada empat kelompok perspektif yang digunakan untuk mengukur kinerja dengan balanced scorecard, yaitu :

* Perspektif Keuangan
* Perspektif Konsumen
* Perspektif Bisnis Internal
* Perspektif Learning dan Growth

Biaya Kualitas

Biaya kualitas ini telah menjadi isu yang sangat penting dalam era perusahaan global. Perusahaan yang bertaraf world class jangan sampai melupakan apa yang dinamakan dengan biaya kualitas ini.

Macam-macam biaya kualitas :

* Biaya pencegahan, biaya yang terjadi untuk mencegah kegagalan produk. Biaya-biaya ini dapat berupa biaya mendesain produk, sistem produksi berkualitas tinggi atau pelatihan karyawan agar berkualitas tinggi.

* Biaya penilaian, biaya yang terjadi untuk mendeteksi kegagalan produk. Biaya-biaya ini dapat berupa biaya inspeksi dan pengujian bahan.

* Biaya kegagalan, biaya yang terjadi manakala kegagalan produksi telah terjadi. Kegagalan itu sendiri ada 2 macam, kegagalan yang datang dari dalam atau kegagalan dari luar. Kegagalan dari dalam atau internal, misalnya adanya barang cacat atau rusak atau selama proses produksi. Sedangkan kegagalan dari luar setelah produk dijual ke pasar bebas, misalnya biaya pelayanan purna jual, biaya penanganan keluhan pelanggan dst.

Akuntansi untuk TK Langsung


Akuntansi yang dikerjakan untuk mencatat lalu lintas pembayaran gaji dan upah tenaga kerja langsung dapat dilakukan dengan jurnal-jurnal sebagai berikut:

Saat perhitungan gaji dan upah tenaga kerja Rp.6.500.000,-

D: Beban Gaji dan Upah=== Rp. 6,500.000,-

K: Utang Gaji dan Upah============ Rp. 6,500.000,-

Saat pembayaran secara kas utang gaji dan upah tersebut sebesar Rp. 6,500.000,-

D: Utang Gaji dan Upah=== Rp. 6.500.000,-

K: Kas======================== Rp.6.500.000,-
Saat mencatat pembebanan gaji administrasi sebesar Rp. 2.750.000,- sedangkan upah langsung sebesar Rp. 3.000.000,- dan sisanya adalah upah tidak langsung.

D: Beban gaji administrasi= Rp.2.750.000,-

D: Barang Dalam Proses== Rp. 3.000.000,-

D: Overhead Pabrik===== Rp. 750.000,-

K: Beban Gaji dan Upah=========== Rp. 6.500.000,-

Amortiasi


Amortisasi adalah penyusutan yang dilakukan terhadap Aktiva Tidak Berwujud, sedangkan Depresiasi adalah penyusutan yang dilakukan terhadap Aktiva Berwujud.

Jenis Aktiva Tidak Berwujud dilakukan amortisasi meliputi :

Hak Paten, adalah biaya yang dikeluarkan dalam rangka memperoleh hak paten tersebut harus didebit, dan akan diamortisasi selama umurnya, yaitu 20 tahun di USA

Bisa jadi umur hak paten lebih pendek daripada estimasi umur manfaat karena perkembangan teknologi yang sangat cepat.

Hak Cipta, adalah Hak eksklusif untuk mempublikasikan hasil karya dan menjual berupa buku, karya, seni atau musik.Umurnya ada yang sampai 70 tahun atau penulisnya meninggal dunia.

Merk Dagang, adalah nama, istilah dan symbol yang digunakan untuk mengidentifikasikan perusahaan dan produknya.

Ilustrasi:

Awal tahun, suatu perusahaan membeli hak paten sebesar $ 70,000 dengan umur manfaat yang tersisa hanya 7 tahun saja.

Jurnal:

D : Beban Amortisasi==== $ 10,000

K : Paten=================== $ 10,000

Sopir Taksi

Setelah berjalan sekian lama, penumpang menepuk pundak sopir taksi untuk menanyakan sesuatu. Reaksinya sungguh tak terduga. Sopir taksi begitu terkejutnya sampai tak sengaja menginjak gas lebih dalam dan hampir saja menabrak mobil lain. Akhirnya ia bisa menguasai kemudi dan menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
"Tolong, jangan sekali-sekali melakukan itu lagi," kata sopir taksi dengan wajah pucat dan menahan marah.
"Maaf, saya tidak bermaksud mengejutkan. Saya tidak mengira kalau menyentuh pundak saja bisa begitu mengejutkan Bapak."
"Persoalannya begini, ini hari pertama saya jadi sopir taksi. Bapak juga merupakan penumpang pertama."
"Oh begitu. Trus kok bisa kaget begitu?"
"Sebelumnya saya adalah sopir mobil jenazah."